5

[HimRa] How We Met

 

Author: @gildaaa_

Title: Ra-Chan – How We Met

Genre: Romance, Friendship, Family

Main Casts:

  • Choi Yura (can be imagine as YOU ^^)
  • Kim Himchan

Additional Casts:

  • B.A.P members
  • Lee Anhee (Yura’s bestfriend)
  • Choi Seunghyun/T.O.P (Yura’s brother)

Background Songs: Any sweet and mellow songs recommended ^^

Continue reading

Advertisements
5

Painful Love [Part 2/2 No NC]

Ye Rin’s POV

Pukul 10.00 PM…

Aigo~ teganya ia menyuruhku menunggunya sampai semalam ini. Haah.. sebaiknya aku tidur saja.

Aku berdiri lalu berjalan kearah kamarku.

Cklek. Tiba-tiba aku dengar pintu terbuka.

“ya! Kemana saja kau?” tanyaku kesal melihatnya pulang malam dalam keadaan mabuk lagi.

Ia menggerutu tak jelas sambil berjalan kearahku. Tubuhnya bau alkohol. “aish, cepat ganti pakaianmu Hyuk Jae-ssi!” ia tidak mendengarkan perkataanku tapi malah berjalan semakin mendekat.

“ya! Mau ap—“ ia mengecup bibirku lembut, tapi terasa sangat berbeda dengan ciumannya yang pertama dulu.

“bisakah kau diam? Apa aku tidak boleh bersenang-senang dihari ulang tahunku sendiri?”

Mwo, ulang tahun? Aigoo! Aku lupa kalau hari ini sudah tanggal 4 April! “Hyuk Jae-ssi, saengil chukkae~ mianhae aku tidak menyiapkan apapun untukmu”

Ia menatapku, “geurae, maukah kau menemaniku minum?” ucapnya seraya mengangkat tangan kirinya yang membawa tas belanjaan yang berisi beberapa botol soju.

“tapi aku rasa kau sudah terlalu banyak minum”

“sst.. hari ini ulang tahunku”

Aku menghela nafasku menyerah, “baiklah..”

+++

Pukul 10.45 PM…

“ya~! Aku rasa sudah cukup minumnya..” ucapku yang sudah mulai kehilangan kesadaranku sedikit demi sedikit.

Ia menggeleng, “ingat? Hari ini ulang tahunku..” elaknya sambil menuangkan soju kedalam gelaku lagi.

“aish.. ini sudah botol ke 5 kita.. Hyuk Jae-ssi..”

Continue reading

9

Painful Love [Part 1/2]

Park Ye Rin’s POV

“Ye Rin-ah, aku berjanji aku akan kembali dan kita akan bersama”

Kubuka mataku perlahan mencoba beradaptasi dengan cahaya mentari pagi yang masuk melalui jendela kamarku. Aku regangkan tubuhku sambil mengingat kembali mimpi yang baru saja mampir di tidurku. Kami berpisah saat SMP dulu. Janji yang ia ucapkan 10 tahun yang lalu sering sekali muncul dimimpiku. Mungkin baginya hal itu hanyalah sekedar janji biasa, tapi bagiku itu adalah janji yang sangat berharga.

Pagi ini seperti biasa setelah selesai sarapan, aku membaca halaman Job Vacancy di Koran. Terlalu lama menganggur sangatlah membosankan. Aku sudah pernah dua kali gagal dalam pekerjaanku sebelumnya dan sekarang aku akan benar-benar serius menjalaninya.

Mataku berhenti disebuah kolom yang bertuliskan, “DIBUTUHKAN SEORANG HOUSKEEPER.” Housekeeper? Sepertinya tidak terlalu buruk.

Continue reading

7

I Love Him, Not You.. {Part 7}

“aku memilihmu..”

Aku tujukan pandanganku pada Kyu oppa. Ia menghampiriku sembari tersenyum lalu memelukku, “gomawo Min Young-ah..”

Siwon oppa menatapku kecewa, tapi lalu ia tersenyum dan meninggalkan dorm. Bukan tanpa alasan aku tidak memilihnya, jujur aku kecewa dengan sikapnya yang terkesan terburu-buru dan itu membuatku tertekan, sedangkan Kyu, ia cukup sabar menghadapiku, aku yang sangat tidak tegas. Mulai sekarang, aku akan mencoba menyayanginya seperti dia menyanyangiku, dan seperti aku menyanyangi Siwon.

+++

Kyuhyun’s POV

Ia memilihku, ini hal yang kurang bisa aku percaya, sungguh. Kami berjalan ke ruang tengah dan aku tidak menemukan Siwon hyung disana.

“aku rasa ada dua perayaan yang harus kita laksanakan malam ini” celetuk Yesung hyung tiba-tiba.

Aku mengerutkan keningku, “dua?”

Ia mengangguk dan menarik Ri Jung noona ke sampingnya, “kami akan menikah!” jawabnya dengan penuh semangat.

“jinjja? Chukkae hyung, noona!” sahutku.

“kalian, cepatlah menyusul” lanjut Yesung hyung. Aku menatap Min Young dan tersenyum padanya. Min Young hanya tersenyum simpul dan sedikit mengangguk.

Aku benar-benar merasa bahagia beberapa hari ini, aku kira Min Young yang sekarang adalah benar-benar kekasihku, beda dengan Min Young yang dulu. Aku rasa sekaranglah waktu yang tepat untuk meminta hal ini padanya.

Sebenarnya aku masih sering berpikiran yang tidak-tidak saat melihat Min Young dan Siwon hyung bertemu, aku takut kehilangan Min Young lagi.

Malam Sabtu ini semua member menghabiskan malamnya di dorm kecuali Siwon hyung yang sedang sibuk dengan dramanya yang baru. Ri Jung noona dan Min Young juga datang karena ajakan Yesung dan Donghae hyung.

Saat semua member sedang asik menonton tv aku menghampiri Min Young yang sedang mencuci piring di dapur. “jagiya..”

“ne?”

“apa besok kau ada acara?”

Ia menggeleng, “tidak ada, waeyo?”

“orangtuaku mengundang kita untuk makan malam bersama”

PRAANG!

Tiba-tiba Min Young menjatuhkan piring yang sedang ia lap. Aku langsung menghampirinya dan memunguti pecahan belingnya.

“oppa sudah biarkan saja, biar aku yang membersihkannya” ucapnya lalu ikut memungutinya.

“ada apa?” tanya Ri Jung noona dari pintu dapur. Min Young berdiri, “aniyo, tadi tidak sengaja aku menjatuhkan piringnya”

“aigoo, gwaenchana? Apa perlu aku bantu Min Young-ah?”

“gwaenchana, pekerjaanku sudah selesai” jawab Min Young.

Aku yang telah selesai membersihkan lantai, kembali menghampiri Min Young yang sedang meminum air dari gelasnya.

“Min Young-ah, bagaimana besok?” tanyaku lagi.

Ia menghela nafas lalu mengangguk, entah kenapa aku merasa ia tidak senang dengan ajakanku barusan. Ah, mungkin ia hanya gugup.

Aku mengusap rambutnya, “gomawo jagiya..”

“ah sudah jam 8, sepertinya aku harus pulang” katanya sembari berjalan keluar dapur. “biar aku antar” aku menahannya.

Ia menggeleng, “gomawo oppa, tapi besok pagi-pagi sekali kau ada jadwal, aku tidak mau kau bangun terlambat karena aku”

“gwaenchanayo, aku siapkan mobil ya”

“tidak usah, jam segini masih ada bis. Aku bisa pakai bis atau mungkin taksi”

Continue reading

5

I Love Him, Not You.. {Part 5}

“Min Young, dia pergi meninggalkan Seoul..”

Semua orang yang ada diruangan itu membulatkan matanya. “apa dia bilang mau pergi kemana?” tanya Siwon yang terlihat sudah mulai panik. Donghae menggeleng, “mollayo..” ucapnya pasrah.

Ryeowook meraih surat itu dari tangan Donghae dan membacakannya ke semua orang yang ada di ruangan itu. “ia bilang ia akan kembali, tidak ada yang bisa kita lakukan selain menunggunya kembali” ucap Eunhyuk yang akhirnya bersuara.

“mwo? Hanya diam menunggunya pulang tanpa melakukan apapun?! Shireo!” sahut Donghae yang terdengar marah.

Eunhyuk menggeleng mendengar ucapan Donghae barusan, “lalu apa yang akan kau lakukan? Apa kau tau kemana ia pergi? Mungkin ia hanya butuh waktu sendiri”

Donghae mengeluarkan ponselnya dan menekan beberapa digit nomor.

“yeoboseyo, Oemma?”

“ne, Donghae-ya?”

“apa Min Young ada di Mokpo bersamamu?”

“aniyo, bukankah ia di Seoul bersamamu?”

“ah ye, annyeong Oemma, jaga kesehatanmu” ucap Donghae sebelum memutuskan teleponnya. Demi kesehatan Ibunya, terpaksa ia harus membohongi Ibunya tentang masalah perginya Min Young.

+++

Siwon’s POV

‘sebenarnya apa yang ia pikirkan sampai pergi tanpa penjelasan?!’ pikir Siwon selama perjalan pulang dan tanpa henti mencoba untuk menghubungi nomor Min Young.

DRRT DRRT DRRT

From: Kyuhyun Cho

June 12, 2010   5:46 PM

Bisa kita bertemu? Aku ingin membicarakan tentang Min Young. Kepergiannya pasti ada hubungannya dengan kita.

Aku mengiyakan ajakannya dan bertemu dengannya di sebuah cafe di kawasan Jeonju.

“bagaimana kalau kita mencoba mencarinya secara terpencar?” usulku sambil sesekali menyeruput kopi hangatku.

“sebenarnya aku memang tidak keberatan, tapi kita mau mencarinya kemana?” tanya Kyu balik. Aku berpikir sejenak. “kau ingat saat kita ke Jejudo? Disana banyak sekali teman-teman Min Young, mungkin Min Young sedang bersama salah satu dari mereka”

Kyu mengangguk, “geurae, apa kita harus memberitahu Donghae?”

“sebaiknya jangan” Kyu menatapku bingung atas ucapanku barusan. “aku tidak yakin Donghae hyung bisa menahan emosinya nanti” sambungku.

Kyu menggumam mengerti, “baiklah, kapan bisa kita mulai?”

“lebih cepat lebih baik, setiap ada waktu akan aku sempatkan bertanya” jawabku seraya meneguk kopiku.

+++

Min Young’s POV

“aih segarnya..” ucapku sembari meregangkan tubuhku. Malam pertamaku di Jepang, aku tidak tinggal di Tokyo, tapi tepatnya di Yokohama. Tinggal di kota besar seperti Tokyo sepertinya akan mempermudah diriku bertemu dengan Super Junior.

Continue reading