I Love Him, Not You… {Part 1}

Donghae’s POV

“oppa, apa aku boleh ikut melihatmu latihan hari ini?” tanyanya saat aku sedang terburu-buru melahap sarapanku karena memang aku sudah hampir terlambat untuk latihan hari ini.

Aku menggelengkan kepalaku dan beranjak ke dapur untuk mengambil minum.

“wae? Aku kan hanya ingin melihat kalian latihan” ucapnya menyusulku ke dapur.

“jinjja? Melihat latihan kami atau hanya melihat latihan Cho Kyuhyun?” aku sengaja menekankan pencucapan ‘kami’ dan ‘Cho Kyuhyun’.

“oppa jebal.. aku tidak akan mengganggu kalian latihan” pintanya dengan puppy eyesnya.

“geurae.. cepat ganti bajumu, oppa tunggu diluar” aku memang paling lemah dengan puppy eyes seorang Lee Min Young.

“gomawoyo oppaa~” jawabnya girang.

+++

Min Young’s POV

Untung saja kemarin oppa pulang dan tidur dirumah, aku jadi bisa berada disini sekarang (u,u) senangnyaa~ Cho Kyuhyun dimana kauu~

“Min Young-ssi?” panggil sebuah suara di belakangku.

“ah! Kyu oppa annyeong~” sapaku saat aku berbalik.

“sudah lama kau tidak kesini, bagaimana kabarmu?” tanyanya sambil mengelus kepalaku lembut.

Ah oppa, tolong jangan buat aku melayang.. “Min Young?” panggilnya membuatku tersadar.

“ah ne oppa, kabarku baik-baik saja. Aku bisa disini juga karena Donghae oppa tadi malam pulang” jawabku.

“oh ya hyung memang tidak ada di dorm tadi malam..”

“Kyuhyun-ah! Ppalli!” terdengar suara Leeteuk oppa memanggil.

“ye! Min Young, aku latihan dulu ya!” pamitnya langsung berlari ke pintu masuk.

“ne oppa! Hwaiting!” teriakku menyemangati.

Sebuah keberuntungan untukku menjadi adik dari Lee Donghae dan bisa berada diantara 13 lelaki tampan (^.^)v. Kebahagianku akan bertambah kalau ada Zhoumi oppa dan Henry. Yaah walaupun di album ke 4 ini hanya ada 10 member (T_T).

Setelah Appa meninggal, hanya aku dan Oemma yang tinggal dirumah, tapi Oemma memutuskan kembali ke Mokpo setelah aku lulus kuliah.

“Min Young-ssi, kenapa hanya berdiri disitu? Masuk saja, jangan malu-malu” ucap Siwon oppa yang baru keluar dari ruang ganti. Ia mengenakan kaos putih ketat tak berlengan membuatku terpaku melihat otot yang ada di lengannya.

“ne oppa..” jawabku sambil melangkahkan kaki masuk kedalam ruang latihan.

‘sadarlah Min Young! Kau tidak mungkin menyukai Siwon! Kau hanya menyukai Cho Kyuhyun!’ aku terus menggumamkan kalimat itu berulang kali di dalam hati karena selama latihan aku hanya melihat kearah Siwon oppa saja, bukan ke Kyu oppa (T^T).

“Min Young-ah mianhae, oppa tidak bisa mengantarmu pulang, manajer ingin membicarakan suatu hal dengan kami” ucap oppa sembari duduk disebelahku.

“baiklah, aku bisa pulang sendiri. Apa oppa akan pulang ke rumah?” tanyaku beranjak dari dudukku.

“molla, aku akan mengabarimu kalau aku tidak pulang. Hati-hati yaa dongsaeng oppa..” jawab oppa melambaikan tangannya padaku.aku hanya membalas lambaiannya dan berjalan keluar ruangan.

Karena sudah hampir malam aku memutuskan untuk menggunakan taksi.

TIIN TIIN~

“Min Young-ssi masuklah ke mobil..” sebuah mobil berhenti didepanku.

“Siwon oppa?” ucapku saat pengemudi mobil menurunkan kaca jendela mobilnya.

“cepat naik, udara akan mendingin” ucapnya lagi. Aku mengangguk dan langsung masuk ke mobilnya.

“kenapa oppa bisa pulang? Donghae oppa bilang manajer belum membolehkan pulang? Apa oppa melarikan diri?” tanyaku menyelidik.

“ani, aku sudah meminta izin untuk pulang duluan, aku harus ke lokasi syuting untuk besok” jawabnya mulai menjalankan mobilnya.

“ooh, tapi kenapa oppa menyuruhku masuk?” tanyaku lagi.

“lokasi syutingku searah dengan rumahmu, jadi ya sekalian saja” jawabnya tanpa mengalihkan pandangan dari jalanan.

Aku menggumam mengerti, dan setelah itu tak ada pembicaraan lagi. Siwon konsentrasi dengan setirnya, aku hanya memandangi jalanan. Tak terasa sudah di belokan rumahku.

“sampai sini saja oppa, gomawo atas tumpangannya” ucapku sembari membuka seat belt.

“choenmaneyo Min Young-ah..” jawabnya juga melepaskan seat beltnya dan bergegas turun dari mobil, membukakan pintu untukku.

Aku heran kenapa ia bersikap seperti ini, aku tau bahwa Siwon oppa memang seorang yang sangat sopan, tapi entah mengapa aku berharap ia hanya melakukan hal ini kepadaku saja.

“kamsahamnida oppa..” kataku dan segera turun dari mobil.

“cukup sekali saja berterimakasihnya” jawabnya memandangku dengan mata hitamnya yang lembut.

DEG

Omo~ mukaku pasti sudah seperti kepiting rebus. Aku hanya bisa menundukkan kepalaku, tidak berani memandangnya.

“ah ye, sampai jumpa lagi oppa..” aku segera berbalik dan berjalan meninggalkannya.

‘Omona Lee Min Young! Kau hanya menyukai Cho Kyuhyun’ rutukku dalam hati saat perjalanan kerumahku.

DRRT DRRT DRRT

From: Hae oppa~

Mar 22, 2010 9:10 PM

Min Young-ah sepertinya oppa tidak akan pulang.

Malam ini Eeteuk hyung mengajak kami menonton tayangan perdana drama Siwon di dorm (T.T)

Mianhaeyo~

To: Hae oppa~

Mar 22, 2010 9:12 PM

Hahaha gwaenchanayo oppa~!

Selamat menikmati~

Setelah itu tidak ada balasan lagi, mungkin sudah mulai nonton. Aku jadi penasaran, aku nyalakan TV dan menonton drama Siwon oppa yang berjudul Oh! My Lady.

“Omo~ baru episode pertama sudah ada adegan kiss” kataku tak percaya. Entah mengapa perasaanku sedikit aneh melihat adegan itu.

Aku bukanlah pecinta drama, tapi sepertinya aku akan ketagihan menonton drama yang satu ini (-__-)

+++

“oppa saranghaeyo..”

“naddo saranghae Min Young-ah”

“Siwon oppa?!”

Aku langsung bangun dari tidurku dengan detak jantung yang tidak beraturan. Ternyata hanya mimpi, aku bangkit dari kasurku berjalan ke kamar mandi dan membasuh mukaku.

“aiish, kenapa aku bisa memimpikannya? Ah, mungkin ini hanya efek menonton dramanya tadi malam” gumamku pelan meyakinkan diriku sendiri.

Aku berjalan ke dapur dengan langkah gontai ingin mengambil minum. Sambil berjalan aku meminum air di cangkirku.

“UHUK..UHUK..” tiba-tiba aku tersedak.

“aku kira ada monyet dirumahku” ucapku kaget saat melihat Eunhyuk oppa sedang santai duduk di kursi makan.

“yak! Aku ini lebih tua darimu, sopanlah sedikit! Adik dan kakak sama saja” omelnya saat mendengar perkataanku tadi.

“ye, mianhae oppa.. ada apa oppa kemari?” tanyaku heran kenapa Hyuk oppa bisa masuk rumah.

“aku hanya mengantar Donghae, dia bilang ingin mengambil barang. Ia sedang dikamarnya” jawabnya yang kembali duduk santai.

Aku manggut-manggut mengerti dan beranjak meninggalkan ruang makan.

“ah, selamat pagi Min Young, maaf oppa tidak bisa lama-lama, oppa hanya mengambil kacamata saja” kata Donghae oppa saat keluar kamar.

“tidak mau sarapan dulu?” tanyaku.

“aku mauuuuu~!” jawab sebuah suara dari arah ruang makan.

“aku tidak tanya padamu monkey” teriakku.

“aku sedang buru-buru, mungkin lain kali ya” jawab Donghae sambil tertawa kecil.

“Nyukie! Ppalliwa!” panggil Donghae oppa sembari memelukku.

Hae oppa melambaikan tangannya padaku, sedangkan Hyuk oppa hanya memandangku dengan sinis saat keluar rumah.

“haah, sekarang masih jam setengah delapan, sudah lama aku tidak bersepeda..” gumamku.

Langkahku terhenti saat melihat sebuah amplop bertuliskan namaku diatas meja tamu.

DRRT DRRT DRRT

From: Hae oppa~

Mar 23, 2010 7:33 AM

Min Young-ah oppa lupa, tadi Kyuhyun menitipkan sebuah amplop untukmu, dan amplop itu tadi aku letakkan di meja tamu.

Ah ya, nanti sore apa kau bisa datang ke Babtols? Yesung mengundang kami semua untuk maka-makan disana.

To: Hae oppa~

Mar 23, 2010 7:35 AM

Ne~ amplopnya sudah ditanganku.

Ye oppa, akan aku usahakan.

Dengan ragu aku membuka amplop itu, berbagai perasaan menghampiriku. Bingung, cemas, deg-degan, dan senang. Senang? Bagaimana kalau isi amplop ini malah membuatku sedih? Ah, sebaiknya aku membukanya aja.

Lee Min Young,

Maaf kalau ini terlalu mendadak. Sebenarnya aku sudah lama memperhatikanmu, bukan karena kau adik Donghae hyung. Aku bukan orang yang bisa berbasa-basi dan berkata romantis, aku menyukaimu Min Young. Maaf karena aku tidak mengatakannya langsung. Tapi aku harap kau datang ke Babtols nanti sore, Yesung hyung mengundang kami untuk merayakan tayangan perdana Siwon hyung. Aku juga ingin meminta izin kepada Donghae hyung untuk menjagamu.

NB: maaf, aku tidak bisa menemukan amplop berwarna pink^^

Cho Kyuhyun

Omo~ rasanya jantungku berhenti sejenak saat membacanya!! (>.<) bagaimana ini? Tapi kenapa aku harus bingung? Aku menyukai Kyu oppa, dan sekarang ia menyatakan perasaanya padaku, seharusnya aku senang!

Aku urungkan niatku untuk bersepeda pagi ini. Aku memutuskan untuk segera mandi dan memilih baju yang akan aku pakai untuk nanti sore.

+++

“lady first..” ucap seseorang membukakan pintu di depanku.

“Siwon oppa? Gomawoyo” ujarku seraya membungkukkan tubuhku sedikit.

Ia hanya membalasnya dengan sebuah senyuman yang lagi-lagi membuatku terbuai (~.~).

“Hyung, Young-ah! Kesini~!” panggil Yesung oppa dari sebuah meja di pojok ruangan melambaikan tangannya pada kami berdua yang dari tadi belum beranjak dari pintu.

Aku melihat, semua member kecuali Donghae dan Kyu oppa, kemana mereka? Mataku terus mencari. “mencariku?”

“oppa?! Baru datang?” tanyaku kaget saat melihat Donghae oppa dibelakangku.

“aniyo, aku sudah disini dari tadi siang” jawabnya.

“lalu dari mana oppa?” tanyaku lagi.

“Kyuhyun sudah cerita semua, suratnya dan juga perasaannya padamu, kau menjawabnya apa?”

“rahasia..” jawabku menggoda.

“mwo?! Aish, geurae, cepat temui Kyuhyun di dapur, ia sudah menunggumu” katanya kesal.

+++

“oppa..” panggilku saat melihat sosok Kyu sedang duduk di salah satu anak tangga.

“Min Young, neomu yeoppo..” jawabnya yang sontak membuat wajahku memerah.

“gomawoyo oppa, aku ingin memberikanmu jawaban..” ucapku menggantungkan kalimatku, sedikit ingin menggodanya.

Ia hanya diam, menunggu jawaban dariku. Tampangnya lucu sekali! Haha

“aku..” aku semakin ingin menggodanya.

“aku apa Min Young?! Jebal jangan siksa aku..” ucapnya memelas.

“geurae.. naddo saranghaeyo oppa~” jawabku akhirnya dan disambut oleh pelukkan hangat darinya.

“gomapta jagiya~” ia mengeratkan pelukkanku.

“ehem..” aku langsung melepaskan pelukkannya saat mendengar dehaman seseorang di belakang kami.

“yak! Si magnae sudah berhasil mendapatkan hati adikku ternyata” ucap seseorang yang ternyata Donghae oppa. Aku lihat wajah Kyu langsung memerah.

“gomawo hyung, atas izinmu” jawab Kyuhyun sedikit membungkukkan kepalanya.

“ah, kau harus mentraktirku!” kata Donghae oppa.

“baikalah, makan-makan hari ini biar aku yang bayar!” jawab Kyu mantap dengan tangan menggenggam tanganku.

Donghae oppa langsung berlari keluar dapur dan, “heey ada pasangan baru disini!!” teriaknya.

“mwo?!” “siapa?!” “kapan?!” berbagai sahutan terdengar dari luar dapur. Kyu langsung menarikku keluar dapur dan memperkenalkanku sebagai kekasihnya. Rasa senangku sangat tidak terkira.

“aku pergi..” ucap Siwon oppa yang tiba-tiba berdiri dan meninggalkan restoran.

‘ada apa dengannya?’ batinku heran atas perilaku Siwon oppa barusan.

Beberapa member pergi mengejar Siwon oppa dan sebagian memberi kami ucapan selamat. Sejujurnya, aku juga ingin pergi mengejar Siwon oppa.

“Min Young-ah kau kenapa? Kau terlihat murung..” tanya Kyu yang sedari tadi memperhatikanku.

“jinjja? Nan gwaenchana, sedikit tidak enak badan..” jawabku seadanya.

Kyu meletakkan telapak tangannya di keningku, “badanmu tidak panas, apa mau aku antar pulang?”

Aku mengangguk dan berpamitan dengan para member yang masih disini. Ketidak adanya Siwon oppa disini entah kenapa membuat moodku berubah drastis.

+++

Siwon’s POV

“hyung!” aku membalikkan tubuhku.

“Wookie, tiba-tiba aku merasa tidak enak badan, mianhae, aku mau pulang” ucapku lansung berjalan ke tempat aku memarkirkan mobilku. Sedangkan Ryeowook hanya diam memandangku heran.

Aku mengendarai mobilku dengan kecepatan tinggi, pikiranku yang tidak tenang membawaku kesini.

“hah, dia ada disini..” gumamku pelan saat melihat mobil Kyuhyun terparkir di depan rumah Min Young.

Aku menginjak pedal gas meninggalkan rumah itu. Aku memang terlambat.

+++

Min Young’s POV

Aku sangat menyukai bagaimana Kyu oppa memperlakukan aku sebagai kekasihnya. Tapi perasaan aneh selalu muncul saat aku bertemu Siwon oppa. Sejak kejadian di Babtols sebulan yang lalu, aku dan Siwon oppa sama sekali tidak berbicara satu sama lain, saling menyapa pun tidak. Aku merasa, ia menghindariku.

“Min Young-ah, minggu ini K.R.Y akan ke Jepang untuk sebulan, apa kau mau ikut?” tanya Kyu membuyarkan lamunanku.

“ah, sepertinya tidak oppa. Aku sudah mulai melamar kerja ke berbagai tempat, mungkin saja akan ada panggilan dalam waktu dekat ini” jelasku.

“hm, benar juga.. tapi kau harus mengantarku ke airport, arasseo?” tanyanya lagi.

Aku mengangguk, “pasti..”

+++

“Min Young~!” panggil Donghae oppa.

“ye?” tanyaku malas-malasan, hari ini aku sudah mulai bekerja sebagai guru pengganti di sebuah TK mengantikan salah satu guru yang sedang cuti hamil. Walaupun hanya sementara paling tidak aku bisa menambah uang tabunganku sedikit demi sedikit.

Hari ini hari keberangkatan K.R.Y ke Jepang, dan aku harus mengantar Kyu oppa ke bandara.

“apa kau benar tidak ingin ikut dengan Kyuhyun?” tanyanya sambil berjalan menghampiriku.

“aniyo, aku ingin menikmati pekerjaan baruku disini” jawabku mantap.

“ayo kita berangkaaaat~!” ucap Yesung oppa bersemangat seakan-akan mereka akan pergi ke Jepang untuk berlibur. Aku heran kenapa Ri Jung onnie bisa bertahan lama dengan makhluk aneh ini. Ah ya, hari ini pasti Ri Jung onnie ikut mengantar Yesung oppa, jadi paling tidak aku tidak sendirian disana.

“oppa, dimana Ri Jung onnie?” tanyaku pada Yesung oppa yang sedang memakai sepetunya.

“dia sudah di bawah, aku menyuruhnya untuk menunggu di bawah agar rasa rindunya padaku semakin besar” alasan yang cukup aneh untukku. Aku kasihan pada Ri Jung onnie (-__-).

“oppa khajja!” panggilku pada Kyu yang masih sibuk mencari kaos kaki yang akan dipakainya.

“ne jagiyaaa~” jawabnya.

Hari ini memang hanya tinggal ada K.R.Y, aku dan Donghae oppa di dorm. Member yang lain sedang ada jadwal.

“kami berangkaat..” ucap kami serempak saat keluar dorm.

“annyeong onnie..” sapaku saat melihat Ri Jung onnie di lobby.

“Min Young-ah aku sudah lama tidak melihatmu” ucapnya seraya memelukku.

“yah, belakangan ini aku memang jarang main kesini” jawabku membalas pelukkannya.

+++

“baiklah, kami hanya bisa mengantar kalian sampai disini saja. Jaga diri kalian baik-baik ara?” kata Ri Jung onnie saat sampai di bandara.

“ye~!” jawab mereka serempak. Mereka seperti anak-anak yang menurut kepada ibunya.

“jagiya, tolong jaga ketiga anak kita dengan baik arasseo?” anak?! Ah ya, Yesung oppa menyebut 3 kura-kura kecil itu anaknya (=3=).

“arasseo Jongwoon-ssi” jawab Ri Jung onnie singkat. Sepertinya onnie memang sudah sedikit muak dengan kelebayan kekasihnya itu.

“Min Young-ah aku pergi dulu, jaga dirimu baik-baik, aku akan mengabarimu sampai disana” pamit Kyuhyun seraya mencium keningku.

“huuuu~” sorak Yesung oppa melihat kemesraan kami.

“wae?” tanya Kyu dingin.

“khajja!” kata Ryeowook dan melambaikan tangannya pada kami.

+++

Siwon’s POV

BRAAK

“ah mianhae..” ucapku langsung membereskan beberapa buku yang jatuh.

“Siwon oppa?”

“Min Young?!” kataku kaget. Aku langsung menundukkan kepalaku tak berani memandangnya dan membantunya membereskan buku.

“aku bisa sendiri” ucapnya menepis tanganku

“kau kenapa?” tanyaku heran melihat sikapnya.

“aku? Oppa yang kenapa?!” jawabnya marah.

Aku menariknya keluar dorm. “mianhae..”

“mianhae? Hah..”

“Min Young, aku harap kau mau mendengarkan penjelasanku”

“penjelasan?! Apa yang mau op..” ucapannya terhenti karena bibirku sudah mendarat duluan di bibirnya.

“saranghae..” ujarku setelah melepaskan ciumanku pada bibirnya.

“lalu kenapa oppa menghindariku?” tanyanya lirih.

“aku, aku hanya tidak kuat melihatmu bersama Kyuhyun, dia dongsaengku, aku juga tidak ingin menyakitinya. Aku sudah sangat senang bisa melihatmu tersenyum bersamanya” jelasku.

“jinjja? Mianhae oppa, aku tidak tau..” jawabnya ragu.

“baiklah, mulai sekarang kita berteman lagi?” tanyaku. Sebenarnya sedikit berat mengatakan bahwa aku ingin berteman dengannya.

“ye oppa~!” jawabnya seraya memelukku.

+++

Min Young’s POV

“gomawoyo oppa, tak ingin mampir dulu?” tanyaku saat turun dari mobil Siwon oppa.

“tidak sekarang, masih ada beberapa dialog yang harus aku hafalkan, mungkin lain kali” tolaknya.

“geurae.. oh ya, aku tidak suka dengan adegan kisseumu oppa~”

“haha, saat scene itu, aku membayangkan kalau aku melakukannya denganmu!”

“mwo?”

“ani.. aku pulang dulu ya”

“ah ne, hati-hati oppa~!”

Haah, hari ini aku sangat lelah, tapi aku senang dengan sikap Siwon oppa yang sekarang, seakan-akan ‘memanjakanku’. Bagaimana tidak, ia selalu menyempatkan waktunya untuk menjemputku setiap pulang kerja dan mengantarkanku sampai rumah.

“diantar Siwon lagi?” tanya Donghae oppa saat aku membuka pintu rumah.

“oppa? Kapan datang?” tanyaku kaget melihatnya.

“baru saja, besok aku tidak ada jadwal, jadi aku putuskan tidur disini malam ini” jawabnya, aku hanya mengangguk mengerti.

“Min Young-ah jangan lupa, kau sudah punya Kyuhyun..” ucap Donghae oppa lalu berjalan ke kamarnya.

Oppa benar, aku tidak boleh melupakan hal itu. Tapi aku merasakan sesuatu yang berbeda saat aku bersama Siwon oppa, apa aku menyukainya? Ani, itu tidak mungkin..

TBC

By: tyasung

4 thoughts on “I Love Him, Not You… {Part 1}

  1. ehehehehehehe *nyengir nyengir kesenengan*
    AAAA~ RIJUNG ONNIE SARANGHAEYOOOOO *hugsppoppopoke* ehehehehehe
    next chap onn !!!!!! wikiwikiw

  2. yg pertama kagak masuk -___-

    ehehehehe *nyengir kesenengan*
    minyoung memang mempesona /plak ahahaha

    SARANGHAEYO SHIN RI JUNG (Y) nyahahaha gomawoyo onnie~ *hugppoppo*

    next chap cepetan onnn !!!!!!😀

  3. Hemmmmm … Awal nya mi young suka kyu
    ..tp pas jd pacar kyu … Malah suka siwon ? Aish kasian siwon ( kalah cepat ..) … Kasian kyu ( kalo tau gmn ya ) … Tepok jidat … Cinta itu buta n aneh ….gmn nasib siwon – min young – kyu ya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s